Flu Babi Di Tengah Arus Mudik (Jawa Pos, 27/9/09)

TENGAH malam, seorang lelaki muda tergolek di tempat tidur IRD RSUD dr Soetomo. “Mas barusan dari luar negeri?” Dia menggeleng. “Pernah bertemu penderita flu babi?” Dia menggeleng lagi.
Kening saya mengerut, tercenung membaca surat rujukan dari sebuah RS di pesisir utara Jawa Timur. Suspect H1N1. Terapi: Oseltamivir 2 x 1 tablet. “Saya cuma karyawan di toko [...]

Ramadan yang Menyembuhkan (Jawa Pos, 23/8/09)

Hidup seorang muslim bergerak dari Ramadan ke Ramadan. Laiknya seorang pengembara, Ramadan adalah mata air, oasis berpohon rindang. Penuh khusyuk, seorang muslim berharap kesembuhan dari penyakit hati. Termasuk gejala mental disorder yang diam-diam terpelihara. Tumpukan stres, depresi, cemas, iri, prasangka, permusuhan, kemarahan, juga degradasi kecerdasan emosional dan spiritual saat menjalani hidup di luar bulan suci.
Namun, [...]

Prita, Cermin Komunikasi yang Minim (Jawa Pos 9/6/2009)

Kasus Prita melawan dokter dan Rumah Sakit (RS) Omni Internasional memancing reaksi banyak orang. Sambil menunggu proses sidang selanjutnya, apa yang bisa dipelajari dari kasus Prita? Apa yang bisa dilakukan agar hal-hal tak mengenakkan yang terjadi pada Prita selama di RS Omni tak terulang? Runtut jawaban itu penting. Sebab, sungguh tak nyaman menjadi pasien yang [...]

Susu Sapi dan Hari Bakti Dokter (Jawa Pos 24 Mei 09)

Sungguh menarik tulisan Pak Dahlan Iskan berjudul Susu Sapi Bukan untuk Manusia (JP, 15/5/09). Menggelitik dan mengundang kontroversi. Yang pasti, tulisan itu membuat sebagian pembaca membeli buku Prof Hiromi Shinya, The Miracle of Enzyme. Termasuk saya.
Pubmed, mesin pencari artikel ilmiah dari perpustakaan nasional Amerika, menghasilkan 40-an artikel ilmiah tulisan Prof Hiromi. Sebagian besar tulisan itu [...]

Mengurai Benang Kusut Aborsi(Jawa Pos 23/11/08)

Layaknya siklus tahunan, sekali lagi kasus aborsi ilegal mencuat. Sepanjang 2007, ada 2 dokter di Surabaya yang terjerat hukum karena melakukan aborsi. Kini, seorang dokter kembali berkubang dalam lubang yang sama.(JP 15/11/08). Mengapa hal ini terjadi?
Salah satu jawabnya adalah karena adanya permintaan yang tinggi dari masyarakat untuk tindakan aborsi. Berdasar data organisasi kesehatan dunia [...]

Puluhan Milyar di Balik Perda KTR (Jawa Pos 23/09/08)

oleh dr. M. Yusuf Suseno
Suatu pagi Prof dr Moh. Yogiarto SpJP(K), ketua Bagian Ilmu Penyakit Jantung FK Unair/RSU dr Soetomo, menguji saya. “Sudah terbukti dari berbagai penelitian bahwa perokok pasif berisiko hampir sama dengan perokok aktif untuk terkena serangan jantung. Lantas, mengapa kita masih ragu mengesahkan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR)?”
Sebagai rakyat kecil, saya butuh [...]

Kata-Kata yang Menyembuhkan (Jawa Pos 9/9/08)

oleh dr. M. Yusuf Suseno
“Pak, tidak ada yang sungguh-sungguh aman di dunia kedokteran. Resiko komplikasi, termasuk kematian selalu ada, meski cuma 0,1 %. Sayangnya, tak ada ramalan yang sungguh-sungguh akurat. Meski Bapak terlihat cukup siap, kejadian yang menimpa satu dari 1000 pasien itu bisa saja terjadi. Namun saya berjanji, saya akan melakukan yang terbaik untuk [...]

Belajar Menerima ODHA, Belajar Menjadi Daun(Jawa Pos 2 Juli 2008)

oleh dr. M. Yusuf Suseno
Dirgo (nama samaran), seorang penderita HIV/AIDS (ODHA) stadium 4 yang ditolak pulang oleh warga seputar tempat tinggalnya di Surabaya bukan yang pertama mengalami nasib nahas itu. Mungkin juga bukan yang terakhir (Jawa Pos 29/6/08). Untuk kalangan medis pun, menghadapi dan merawat seorang penderita ODHA bukan perkara mudah.
Apalagi bagi masyarakat awam. Sebagian [...]

Sulitnya Menjadikan Sekolah Ideal (Jawa Pos 12/6/08, judul aslinya : Robohnya Sekolah dan Otak Kami)

oleh dr. M. Yusuf Suseno
Salah satu ruang kelas di SDN Pacarkeling ambruk. Membaca berita itu (Jawa Pos, 10/6), barulah saya tersadar. Mengapa ada yang hilang dari otak saya? Berikutnya, saya pun mengetahui mengapa bangsa ini masih saja terpuruk? Jawabannya adalah karena pendidikan telanjur dipandang sebelah mata.
Bangunan sekolah telantar dan keropos, tiba-tiba atapnya ambruk. Alasannya lagi-lagi [...]

Kearifan Menyikapi Gizi Buruk(Jawa Pos 5/4/08, setelah 5 bulan menunggu…)

akhirnya…
oleh M. Yusuf Suseno
Menonton Pak Dahlan Iskan di acara Kick Andy (MetroTV 3/4/08) membuat saya teringat pada sepotong kalimat di buku Tuesday with Morrie-nya Mitch Albom. Morrie, yang saat itu tengah menjelang ajal, seperti juga Pak Dahlan menjadi makin arif dan mempertanyakan banyak hal tentang esensi hidup. Tiap pagi ia bertanya pada diri [...]

Mimpi Rakyat Sehat Negara Kuat(Jawa Pos 6/11/07)

oleh M. Yusuf Suseno
Takjub rasanya melihat beratus orang melakukan jalan sehat bersama, Minggu (4/11), memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-43 di Surabaya. Latar belakangnya adalah spanduk bertuliskan tema HKN kali ini, Rakyat Sehat Negara Kuat yang terpampang megah. Ritual tiap tahun yang tampak indah.
Sayang, spanduk itu tak berarti apa-apa bagi sebagian besar warga Surabaya. Selain [...]

Ramadhan dan Kuman(Jawa Pos 24/9/07)

oleh M. Yusuf Suseno
Ramadhan seharusnya bisa membersihkan kotoran dan kuman dari hati kumuh kita. Layaknya air wudhu membasuh wajah berdebu. Ia membasahi kerak-kerak nafsu. Menggerus karat cinta kita pada dunia. Tapi bagaimana jika air wudhu itu berasal dari sumur yang tercemar septic tank? Jelas Anda tak jadi bersih, tapi malah melumuri wajah Anda dengan beribu [...]

Siapa Presiden Indonesia 2050?(Jawa Pos 17/9/07)

oleh M. Yusuf Suseno
Judul artikel ini memang tak mirip pertanyaan kuis pengantar sahur. Tapi tak perlu analisa politik panjang untuk menjawabnya. Karena jawabnya jelas. Mungkin saja ia bukan anak Anda. Bahkan siapa tahu calon presiden kita adalah anak negara tetangga yang dijaga betul makanannya oleh Pemerintahnya, dan akibatnya saat dewasa ia pun tumbuh menjadi manusia [...]

Kutukan Askeskin(Jawa Pos, 14 Agt 2007)

oleh M. Yusuf Suseno
Membaca kolom jati diri di lembar Opini Jawa Pos tentang mark up klaim Askeskin memaksa saya berkaca pada diri sendiri. “Ini sungguh-sungguh perbuatan yang tidak manusiawi. Ini perbuatan yang perlu bersama-sama harus dikutuk sekeras-kerasnya.”(Jawa Pos 7/8/07)
Pertanyaan pertama yang segera timbul di benak adalah, apakah saya termasuk yang dikutuk oleh redaktur tersebut dan [...]

Askeskin, Pembelajaran Menjadi Kaya (Jawa Pos 18/7/07)

oleh M. Yusuf Suseno
Ada seorang pejabat desa yang tengah bingung karena sebagian besar warganya meminta kartu Asuransi Kesehatan Masyarakat Miskin (Askeskin) untuk berobat gratis. Padahal, ada di antara mereka yang menurutnya cukup mampu dan tidak bisa dibilang miskin. Apa yang harus dilakukannya? Akhirnya, ia membuat dan memfotokopi beberapa lembar pengumuman, menempelnya di seluruh penjuru lingkungan [...]

Aborsi, Menutup dan Membuka Pintu(Jawa Pos, 22 Juni 2007-salah satu tulisan favoritku)

oleh dr. M. Yusuf  Suseno
Berita tentang penahanan kembali seorang dokter akibat praktik aborsi ilegal di Surabaya membuat saya teringat kejadian beberapa tahun lalu. Malam itu, seorang perempuan berusia tiga puluhan tahun yang terlambat haid dua bulan datang ke ruang gawat darurat Puskesmas tempat saya bertugas sebagai dokter pegawai tidak tetap (PTT). Kondisinya begitu lemah dan [...]

SIM untuk Traditional Chinese Medicine(Jawa Pos,26/05/2007)

oleh dr. M. Yusuf  Suseno
Suatu hari seorang guru besar emeritus Unair menulis keheranannya terhadap pendapat Kepala DKK Surabaya yang mengatakan bahwa surat izin praktek (SIP) dokter sama dengan surat ijin mengemudi (SIM). Menurut beliau, berbeda dengan para sopir yang bila tak punya SIM hanya ditilang, dokter yang tidak punya SIP malah dipidana, dan persoalannya jauh [...]

Pasien vs Dokter (Jawa Pos 11/5/07-terima kasih pada guruku, dr Jatno..)

oleh dr M. Yusuf Suseno
Apa yang dirasakan oleh seorang pasien saat mengalami efek samping obat dari seorang dokter? Bingung? Marah? Kecewa? Sedih? Hilang rasa percaya? Merasa sendiri?
Lantas, apa yang akan dilakukannya? Meminta penjelasan? Menuntut secara hukum? Ternyata setelah berbagai rasa yang campur aduk disertai ekstra opname di rumah sakit, mengambil langkah hukum adalah pilihan [...]

Antibiotika dan Proses Tumbuh Bersama(Jawa Pos 19/2/07)

oleh M. Yusuf Suseno
Beberapa siang yang lalu saya sempat terlibat perbincangan dengan tiga orang senior saya di kantor IDI Jatim, termasuk di antaranya ketua IDI Jatim dr Pranawa SpPD, KGH. Topiknya cukup menarik, yakni tentang masa depan dokter di Indonesia. Dalam diskusi itu sempat terlontar pernyataan dr Pranawa kalau nasib dokter Indonesia saat ini sangat [...]

Flu Burung, Tirulah Resep Thailand(Jawa Pos, 20 Jan 2007)

dr. M. Yusuf Suseno
SUATU sore seorang Ibu dengan wajah gelisah bertanya kepada saya. “Dok, suami saya saat ini bekerja di Jakarta. Padahal Jakarta sedang diserang flu burung. Apa sebaiknya saya meminta dia pindah ke Surabaya? Bukankah Surabaya aman (dari flu burung, Red.)?”
Saya terdiam. Saya bertanya-tanya dalam hati, benarkah Surabaya aman? Siapa yang berani menjamin?
Tak ada [...]

Dokter, Perjuangan Menjaga Nurani (Jawa Pos, 13/1/07, salah satu tulisan favoritku)

oleh M. Yusuf S
“Dok, dokter sedang jaga ya malam ini? Tolong selamatkan suami saya ya Dok. Saya percaya kepada Dokter.” Suara ibu separuh baya itu membuat saya tak bisa berkata-kata. Kami bertukar mata, dan pandangan berkaca-kaca itu memancarkan harapan, melimpahkan kepercayaan dan harapan tak terbatas. Syukurlah, Tuhan masih menolong kami.
Tapi, saat keesokan hari Jawa Pos [...]

Gizi Buruk di Surabaya, Wajah Bopeng Kita(Jawa Pos 7 Feb 07)

oleh dr. M. Yusuf Suseno
Sore yang mendung. Seorang ibu berbaju lusuh bersandal jepit menggendong sosok bayi kurus di pelukan. “Siti panas Dok. Batuk pilek lagi.” Di catatan pasien tertulis kalau Siti berkali-kali datang ke klinik sosial khusus untuk kaum dhuafa pinggiran Surabaya itu dengan keluhan yang sama. Mata mungil dari wajah tirusnya menatap resah saat [...]

Seks Poligami, dan Serangan Jantung(Jawa Pos 18 Des 06)

oleh dr. M. Yusuf Suseno
RIBUT-RIBUT di media tentang video intim anggota dewan dan penyanyi dangdut membuat seorang pasien penyakit jantung koroner (PJK) berusia 40 tahun, sebut saja Pak T, merasa risau. “Ngomong-ngomong, saya masih boleh berhubungan intim nggak, Dok?”
Karena saya tahu, bahwa dia sudah lama pisah rumah dengan istrinya, pertanyaan itu cukup menggembirakan. “Tentu saja [...]

Si Kecil yang Tersandera HIV(Jawa Pos, akhir Nov 2006)

Gadis kecil itu melambaikan tangan, mencoba tersenyum pada seorang teman yang datang mengantar saya. ”Dada..” dia bergumam lirih di sela bau apek dan amis yang memenuhi udara kamar.
”Halo,” saya menyapa memperkenalkan diri. Tak seperti tadi, kini tangan kecil kulit keriputnya tak mau bergerak. Mata cekungnya menatap tajam. Bening bola mata itu terasa mengiris hati. Kaki [...]